Ketua PGRI Sumbar Zainal Akil: Perjuangan Kami Tak Pernah Berhenti Menggolkan Guru Honor K2 - See mo

By 29 Feb 2016, 11:54:44 WIBKegiatan PGRI

Berita Terkait


SAWAHLUNTO – Upaya  menggolkan nasib sekitar 2500 guru honor K2 untuk diangkat sebagai PNS terus dilakukan Dewan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Barat.  Meski upaya itu butuh waktu dan tenaga, PGRI Sumbar tak akan pernah berhenti bereaksi memperjuangkan masa depan guru honor itu ke Pemerintah  Pusat dan DPR RI.

“Kami tak akan pernah berhenti berjuang menggolkan nasib pegawai honor K2 diterima sebagai PNS. Upaya itu terus dilakukan dengan menyatukan seluruh kekuatan sehingga Pemerintah Pusat dan DPR RI mampu menyikapi aspirasi yang berkembang. Kami menyadari, education for all menjadi landasan perjuangan kami di PGRI,” ungkap Ketua PGRI Sumbar Drs.Zainal Akil, didampingi Wakil Ketua Drs.Novezar Muchtar, Sekretaris Drs.Darmalis, dan Wasekre Drs.Trikora Irianto, kepada GoSumbar.com disela acara Konferensi PGRI Kota Sawahlunto di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto, Sabtu (27/2/2016).

Zainal Akil melanjutkan, sudah saatnya Pemerintah Pusat dan DPR RI memahami arti perjuangan para guru honor, tidak hanya di Sumatera Barat yang jumlahnya sekitar 2500 orang, tapi juga di seluruh nusantara. Karena PGRI ingin memberi andil dalam memajukan pendidikan bangsa karena pendidikan itu adalah untuk semua. Inilah yang membuat anggota PGRI 6 Februari 2016 lalu berkumpul untuk memberikan efek positif terhadap perjuangan mereka.

PGRI Sumbar minta pemerintah dan DPR tanggap dalam masalah nasib guru honor yang tersebar diberbagai pelosok itu. Dan menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota agar memperhatikan kesejahteraan guru honor K2 tersebut. “Jika ada kepala daerah yang tak peduli nasib guru honor ini, maka saya himbau jangan pilih dia, tapi pilihlah pemimpin yang memperhatikan nasib guru honor ini,” serunya dengan nada tegar.

Saat ini, kata Zainal Akil, angg